Musi Rawas – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas menggelar rapat paripurna untuk mendengarkan pidato perdana Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas terpilih periode 2025–2030, Hj. Ratna Machmud dan H. Suprayitno. Kegiatan berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Musi Rawas, pada Selasa, 4 Maret 2025.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Musi Rawas, Firdaus Cik Olah, didampingi Wakil Ketua II Yani Yandika. Paripurna ini dihadiri oleh 25 anggota DPRD serta pejabat eksekutif, termasuk Bupati Hj. Ratna Machmud dan Wakil Bupati H. Suprayitno, jajaran OPD, dan Forkopimda Kabupaten Musi Rawas.
Dalam pidatonya, Bupati Ratna Machmud mengawali sambutan dengan menyampaikan rasa syukur atas pelantikan dirinya bersama H. Suprayitno sebagai Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas periode 2025–2030.
"Pelantikan ini menjadi momen yang sangat bersejarah, karena untuk pertama kalinya dalam sejarah Republik Indonesia, pelantikan kepala daerah dilakukan langsung oleh Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, di Istana Negara Jakarta," ungkap Ratna.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa setelah pelantikan, para kepala daerah yang baru dilantik tidak langsung kembali ke daerah masing-masing, melainkan langsung mengikuti retret kepemimpinan di Akademi Militer Magelang. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dan menjadi bekal penting untuk menjalankan amanah kepemimpinan di Musi Rawas.
"Meski menguras energi dan pikiran, Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan dapat kami ikuti dengan baik," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ratna juga mengucapkan terima kasih secara khusus kepada masyarakat Kabupaten Musi Rawas yang telah menjalankan proses demokrasi secara damai dan tertib. Ia meyakini bahwa proses demokrasi yang aman ini merupakan hasil dari ikhtiar bersama dan doa yang terus dipanjatkan.
"Kami menyadari bahwa amanah yang diberikan untuk memimpin Kabupaten Musi Rawas selama lima tahun ke depan adalah tanggung jawab besar yang akan kami laksanakan dan pertanggungjawabkan, baik di dunia maupun di akhirat," tegas Ratna.
Ia menegaskan bahwa jabatan bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk berjuang demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, ia bersama wakilnya berkomitmen menjadi pemimpin yang melayani seluruh masyarakat Musi Rawas tanpa membedakan pilihan politik.
"Kami akan melayani semua masyarakat, baik yang memilih maupun tidak memilih kami. Kami akan layani dengan penuh hati, karena itu adalah tugas pemimpin sejati," lanjutnya.
Di akhir pidatonya, Ratna mengajak seluruh elemen masyarakat dan anggota legislatif untuk bersatu dan bersama-sama membangun Kabupaten Musi Rawas menuju masa depan yang lebih baik.
"Mari kita lupakan perbedaan selama proses pemilihan. Saatnya kita bersatu, satukan langkah, dan kuatkan semangat demi Musi Rawas yang maju, mandiri, bermartabat, dan berkelanjutan, sesuai dengan semangat ‘Lalu Serasan Sekatenan’," pungkasnya.